Hacker Beraksi, Tunisia & Mesir Lumpuh


Sebagai wujud protes, kelompok hacker Anonymous membuat sejumlah situs di Tunisia dan Mesir roboh. Lumpuh total.

Sensor internet di Mesir membuat gerah Anonymous. Kamis (4/2) atau Jumat (5/2) dinihari waktu Indonesia, aksi para peretas itu langsung membuat offline situs Kementerian Informasi dan Partai Demokrasi Nasional milik Presiden Hosni Mubarak.




Anonymous merupakan grup ‘hacktivist’ yang terkenal dengan aksi serangan tahun lalu. Benar, situs pembayaran online Paypal dan Visa dibuat tak berdaya ketika ogah bekerja sama dengan Wikileaks. Jurubicara kelompok hacker yang tak mau disebut namanya mengaku pada New York Times kalau serangan yang dilakukan itu merupakan wujud dukungan lebih luas bagi para pemrotes antipemerintah.




Baru-baru ini, Anonymous membuat lumpuh situs-situs pemerintah Tunisia. Aksinya membuat diktator negara itu seperti lalat yang tak berdaya. Berikutnya, situs-situs pemerintah Zimbabwe lumpuh saat mengancam semua pihak yang mempublish Wikileaks.

Yaman sepertinya akan jadi target selanjutnya. Buktinya, Anonymous telah melumpuhkan situs Kementerian Informasi Yaman dan website Presiden Ali Abdullah Saleh, seperti disiarkan Gawker.




Para demonstran di 3 negara itu mempunyai solidaritas tinggi. Hebatnya, hanya 5% penduduk Yaman yang memiliki akses internet namun mereka tetap punya kekompakan solid dengan menggalang aksi demonstrasi lewat dunia maya.

Namun sepertinya, kehilangan beberapa website bukan merupakan gangguan signifikan bagi pemerintah 3 negara itu.




-- Berbagai Sumber --