TIFATUL SEMBIRING...!!!+ Sering menuai kontroversi


Tifatul Sembiring memang telah lengser dari jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) dan kini posisi tersebut telah digantikan oleh Rudiantara. Namun tidak ada salahnya apabila kita mengulas kembali kinerja baik yang dilakukan oleh pria kelahiran Sumatera Barat tersebut. 

MEET UP STARTUP ASIA Datang ke meetup Tech in Asia bersama MoboMarket! Ikuti ajang Finding Top50 Local Apps! OPINI Sering menuai kontroversi negatif, apa saja kerja bagus Tifatul Sembiring? October 28, 2014at 2:15 pmElfa Putri Share 1556000 Tifatul Sembiring memang telah lengser dari jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) dan kini posisi tersebut telah digantikan oleh Rudiantara. Namun tidak ada salahnya apabila kita mengulas kembali kinerja baik yang dilakukan oleh pria kelahiran Sumatera Barat tersebut. Berdasarkan Wikipedia, Tifatul merupakan Menkominfo keempat yang mulai menjabat di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II di bawah kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak 2009 hingga 2014.

Menteri yang terkenal hobi memberi pantun di setiap kesempatan ini membuat banyak pihak geram – terutama pengguna internet aktif – karena kontroversi yang ditimbulkannya. Selain penuh dengan kontroversi, ia juga ternyata menyimpan beberapa prestasi yang patut diketahui selama ia memimpin Kementrian Komunikasi dan Informasi ini. Seperti beberapa prestasi yang Tech In Asia temukan, mereka adalah :

1. Pemblokiran website


Republika pernah melansir bahwa Tifatul secara tegas telah memblokir sekitar 80 persen atau sekitar empat juta website dari total website berisi konten porno di Indonesia. Meskipun internet terus bertumbuh dengan cepat, maka Tifatul mengambil langkah dengan melakukan perbaikan melalui sistem software dan hardware yang bekerja sama dengan Komisi I DPR kala itu. 

Selanjutnya karena merasa tidak bisa bekerja secara sendirian untuk mencegah derasnya pertumbuhan website porno di internet, Tifatul menggandeng para operator di Indonesia, seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Indosat Mega Media (IM2), Bakrie Telecom, dan Telkom. Pemblokiran, lanjut Tifatul, dilakukan antara lain berbasis situs, kata kunci, dan kombinasi keduanya. 

Hal pertama ini sempat membuat dunia maya gempar, dan malah melontarkan komentar balik yang negatif untuk Tifatul. Meski demikian, beberapa lapisan masyarakat sangat mendukung kebijakan ini, seperti para orang tua yang bisa sedikit merasa lega karena anaknya dihindari dari mengakses website porno.

2. Memberlakukan kebijakan bagi RIM.


Berdasarkan Okezone, Tifatul pernah mengancam pihak RIM (kini berganti nama menjadi BlackBerry) untuk mencabut izin usahanya di Indonesia. Alasannya karena pihak RIM tidak memberikan biaya ke Indonesia sebagai pengguna perangkat BlackBerry terbesar di Asia Tenggara saat itu. 

Ada dua hal yang diminta Tifatul pada RIM, yakni pembuatan network aggregator atau penguat sinyal bagi perangkat Blackberry dan adanya layanan service center agar pengguna Indonesia tidak dirugikan begitu saja. Meski awalnya tindakan Tifatul dianggap mengancam keberadaan RIM di dalam negeri, nyatanya pihak RIM malah menyetujui persyaratan yang diajukan Tifatul.

Berdasarkan laporan Kontan, RIM akan membuka pusat layanannya di Indonesia. Dengan adanya kantor ini, Tifatul berharap tarif layanan Blackberry akan lebih murah dan lebih baik sehingga mengguntungkan semua penggunanya. 

Selain membuka kantor cabang, Tifatul mengatakan, RIM juga telah sepakat untuk bekerjasama dengan enam operator untuk menyaring konten yang berbau pornografi. 

Tifatul berharap dengan adanya kantor RIM di Indonesia maka pemerintah bisa meminta social budget atau pajak dari perusahaan Kanada tersebut. Ini lantaran pengguna Blackberry telah mencapai 3 juta pelanggan saat ini. Dengan jumlah pelanggan sebesar itu, Tifatul menghitung, RIM bisa meraup keuntungan Rp 189 miliar per bulan dari pasar Indonesia tanpa membayar pajak.

Tindakan ini juga menuai kontroversi pro dan kontra dari masyarakat. Beberapa masyarakat berpikir bahwa sikap Tifatul akan membuat RIM menarik usahanya di Indonesia. Namun kenyataannya tindakan ini malah memberi anggaran tambahan bagi pemerintah.

3. Mendapat rangking terbaik dari KPK


Website Kominfo pernah merilis prestasi yang dikabarkan oleh KPK. Lembaga Kominfo mengalami kenaikkan dalam hal kredibilitas dan integritas, yakni dari peringkat 36 ke peringkat 8 di tahun 2010. 

Dan memang, hingga saat ini Tifatul juga aman dari desas-desus yang mengaitkan dirinya ke lembaga anti korupsi terdepan di Indonesia .

4. Adanya kenaikan pendapatan di Kominfo.


Total anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lembaga Kominfo pada tahun 2009 hanya Rp 7,3 triliun, angka tersebut naik di tahun 2010 menjadi Rp 8,9 triliun. Dari target tersebut, kenyataannya di tahun 2011 malah PNBP dari Kominfo merangkak naik ke angka Rp 11,5 triliun. Kenaikkan ini dilaporkan dalam website resmi Kominfo.